Showing posts with label DOA. Show all posts
Showing posts with label DOA. Show all posts
Thursday, December 6, 2018
NO NEED TO PROVE
Apa yang ingin kita lakukan, lakukan saja selama itu nyaman dan menyenangkan, serta menambah kebaikan kita, setidaknya bisa berpengaruh baik serta bermanfaat bagi sesama yaitu dengan tetap menjaga batasan yang diperkenankan dalam aturan kehidupan. Sebesar apa apresiasi mereka terhadap perilaku kita, itulah yang akan menentukan siapa sebenarnya kita di hati mereka. Tak perlu membuktikan dan menjelaskan apapun tentang siapa diri kita, karena gambaran diri kita yang sebenarnya terbentuk dari adab perilaku itu sendiri.
Friday, May 18, 2018
LUWES
Luaskan hati dan
pikiran kita agar tak mudah terkejut dengan gurauan dunia.
Jika selama ini kita merasa ada sesuatu yang kurang nyaman
dalam menanggapi permasalahan sederhana maka kemungkinan diri kita memang
kurang terbiasa menerima ketidaknyamanan tersebut, dan tak pernah mencoba
menganalisa apa sebenarnya yang menjadi penyebab utamanya. Dan kebanyakkan hal
itu tak lepas dari factor yang ada dalam diri kita sendiri terutama cara kita
memperlakukan dan menyikapinya. Kita terburu menolak ketidaknyamanan tersebut
yang sebenarnya justru akan menjadi jembatan penghubung dalam mengatasi
permasalahan berikutnya. Memang tak mudah untuk menerima hal yang tak
menyenangkan. Namun tak ada salahnya jika kita mencoba menikmatinya sehingga
perasaan kita lebih mengenali bermacam-macam perasaan yang berkecamuk ketika
kita mengalami hal tersebut. Dengan begitu kita lebih mudah memahami perasaan
yang dialami orang lain sehingga tak mudah begitu saja berprasangka buruk bahkan
mudah menyalahkan atas permasalahan yang ada. Mari Luaskan hati dan pikiran
sehingga tidak kaku dalam menghadapi kondisi yang tak bersahabat. Setiap
permasalahan adalah tamu yang perlu kita perlakukan dengan baik. Dengan
memberikan perlakuan serta pelayanan yang baik justru menjadikan permasalahan
itu akan dengan mudah melunak dan mudah pula dalam menemukan solusinya. Apapun
yang kita perlakukan dengan baik tentu akan menimbulkan reaksi yang baik pula
walaupun reaksinya kadang tak sekaligus setidaknya lambat laun pasti akan
terjadi.
Sekali lagi mohon jangan punya pikiran dan hati
yang sempit agar tidak mudah mengalami gesekan hidup. Dan gesekan itulah yang
nantinya dapat menjadi pemicu timbulnya konflik kehidupan. Karena biasanya
konflik tersebut seringkali diawali dengan permasalahan kecil yang sengaja
dibesar-besarkan sehingga mudah menyulut prasangka-prasangka negative yang
hanya merugikan dan merusak suasana baik yang sebelumnya telah dibangun dengan
susah payah. Jika hal ini terjadi kemungkinan apa yang kita bangun selanjutnya
tak akan seutuh seperti kondisi awal yang telah terbina sebelumnya. Oleh karena
itu mari kita belajar membuka diri dengan hal-hal baru yang mungkin selama ini
kurang dapat diterima oleh kebiasaan kita dalam menjalani kehidupan. Memang
semua hal perlu dicerna dengan baik agar tak mudah memberikan asumsi negative
terhadap hal-hal baru yang belum pernah kita alami. Apa untungnya berpikiran
negative jika akhirnya hanya merusak kenyamanan hati. Selama kita berpikiran
negative, maka selama itu kita akan merasakan terbebani dengan pemikiran
negative tersebut. Mari perbanyak pikiran positive agar gerak kehidupan ini
lebih terasa mudah terutama dalam mencari solusi permasalahan hidup
Tuesday, January 2, 2018
THANK GOD
Dunia diciptakan Tuhan atas dasar
cinta, dan jangan pernah menentang perwujudannya, karena pada hakikat hal itu
menguji kesungguhan cinta kita pada-Nya.
Kita seringkali menuntut kehidupan
untuk memberikan cinta yang terbaik, sayangnya yang terbaik seringkali ternilai sebatas dari apa
yang terlihat dengan mata telanjang, sehingga banyak fakta yang tanpa terasa
menjebak kita dalam perangkap kepalsuan. Cinta itu bagian dari rasa dan tak
memiliki rupa. Jika pondasi cinta kita berpedoman pada rupa, lalu nanti
bagaimana cara kita mencintai Allah yang tak berbentuk rupa ? Lalu apa rupa
masih jadi standar acuan cinta ? ngga juga kan ? Jadi jangan pernah mengartikan
cinta hanya sebatas apa yang benar dan layak menurut pertimbangan pemikiran
kita. Cinta itu tak mengenal batasan, dan hanya Allah yang lebih berwenang dalam
merealisasikannya dalam kehidupan kita. Jika kita menjalani kehidupan ini
dengan ikhlas, niscaya hati akan lebih vocal dari kemauan logika sehingga lebih
bijak dalam menyikapi keragaman perwujudan cinta dalam realita kehidupan.
Cintailah Tuhanmu, maka Tuhan akan
berikan semua cinta yg ada di dunia, yg membuatmu bersyukur karena terpenuhi
segala cintamu….,Jika kau mencintai sebatas hawa nafsumu, niscaya kau hanya
mendapat cinta sebatas ruang yg kau cintai, yg membuat kau selalu gelisah dan
resah, shg kau poles dirimu dgn kepalsuan demi utk mendapatkan kepuasan
nafsumu…Nauzubillah….
Tuesday, October 24, 2017
CIPTAKAN KEABADIAN CINTA
Tempatkan benci pada kaidah yang
benar, yaitu membenci apa yang Allah SWT benci, bukan benci karena kita
terkuasai nafsu kebencian itu sendiri.
Berbanggalah bagi yang bisa mencintai, berarti
dalam diri masih ada rasa cinta, dan sangat disayangkan bagi yang menyimpan rasa
benci, karena benci bersifat resah dan menyiksa. Tak mungkin cinta bertitah dalam
kuasa benci. Cinta dan benci adalah dua kata yang memiliki arti berbeda dan
mutlak, serta berperan sesuai kaidahnya masing-masing. Mari temukan dan rasakan
apa yang sekarang terasa dominan di hati kita, cinta yang identik dengan
kedamaian, atau benci yang identik dengan kegalauan? BARU SADAR
Menjaga hati adalah hal termudah
menurut pemahaman namun berat dalam pelaksanaan.
Perilaku adalah bagian terpenting
yang menyumbangkan nilai lebih terhadap kepribadian seseorang. Perilaku yang
baik akan jadi daya tarik utama yang mampu mengalahkan daya tarik fisik selama
ketertarikan tersebut murni berasal dari dorongan hati yang bersih, dan bukan
ketertarikan yang timbul hanya karena dorongan nafsu syahwat semata.
Ketertarikan dapat muncul begitu
saja tanpa ada perencanaan, namun yang terpenting selama kita mampu
mengendalikan diri dan mengontrol nafsu kita, maka apa yang dapat menarik hati
benar-benar tersaring dan memang merupakan sesuatu yang baik.
Pada dasarnya sesuatu yang baik akan memberikan
daya tarik yang besar dan tak terbatas terhadap dua unsur sekaligus, antara
unsur yang baik maupun buruk, dimana akan menjadikannya sesuatu yang baik pula,
sedangkan sesuatu yang buruk hanya mampu menarik sebatas unsur yang buruk pula.
Bila kehidupan kita masih terpengaruh dengan keburukan, berarti ada kelemahan yang
perlu kita benahi dalam diri kita terutama yang berkaitan dalam pengendalian
nafsu kita. Mari kita sama-sama berintrospeksi diri lagi untuk membenahi
kelemahan yang ada, agar menjadi pribadi yang tangguh secara lahir maupun
batin. Aamiin…
Subscribe to:
Posts (Atom)
KASIH DAN SAYANG
Sudah sewajarnya sebelum melakukan aktifitas kerja kita seringkali mengawali dengan bacaan Basmallah. Sungguh hal ini menjadi kebiasa...