Wednesday, November 11, 2015

PANTESAN PANAS HATI

Hati harusnya panas dan malu kalo nggak bisa berbuat baik, justru hati itu harus tetep dingin kalo dipanas-panasin, udah pernah latihan belum?...
Semua kesuksesan hidup itu berawal dari pengendalian diri terutama yang berbasis di hati. Jika ingin menjadi jiwa yang tangguh kita perlu melalui tempaan hidup yang datang dan pergi melalui kehidupan kita. Semakin kita menghindar dan tak mencoba mengatasi permasalahan yang ada kita akan semakin merasa berat dalam mengatasi permasalahan berikutnya. Karena pada hakikatnya tujuan hidup itu tempatnya berada diatas dan kita perlu mendaki untuk meraih puncak. Jika kita cermati sebenarnya  masalah itu adalah cara yang dipersiapkan Tuhan sebagai penguji kesungguhan hamba-Nya. Dan ingatlah bahwa hatilah yang memberi rasa pada setiap permasalahan yang kita hadapi, tergantung bagaimana anggapan kita, dibuat sulit ya sulit, dibuat mudah ya mudah tinggal bagaimana menyikapinya sebagaimana Tuhan mengikuti persangkaan hamba-hamba-Nya, berprasangka baik atau buruk? Dan kita tinggal menunggu hasil akhir dari prasangka-prasangka tersebut. Jadi pada intinya hidup kita adalah sebuah cerita yang mesti kita selesaikan hingga akhir, agar nantinya dapat dibaca Tuhan. Dan semua itu tergantung bagaimana kita menulis ceritanya, apakah membuat Tuhan muram atau justru membuat Tuhan tersenyum?... Nah itulah yang mesti kita pikirkan, bagaimana cara kita menulis kehidupan yang baik agar Tuhan senantiasa tersenyum dengan ulah kita.

Tuesday, November 10, 2015

GAMBARAN JIWA

Kendalikan perasaan dalam menyikapi sesuatu agar hati tetap tenang dan tak mudah terhanyut dalam buaian kepalsuan.
Hati itu bagaikan raja dan mata adalah pengantar rasa, rasa yang mempengaruhi jiwa. .Dan hanya jiwa yang dekat dengan-Nya yang mampu membaca rasa dalam gambaran yang nyata seakan-akan melihat apa yang tergambar di mata telah menjiwa di hati. Jika rasa telah terjajah nafsu, maka hati tak segan membunuh rasa sehingga muncul angkara yang akan merusak tatanan rasa. Sehingga sebuah keinginan yang menurut Tuhan bukanlah sebuah kebutuhan akan dirasa seakan-akan menjadi sebuah tuntutan. Dan jika tuntutan itu bukan dari rencana-Nya betapa meruginya kita karena perjalanan waktu hanya terforsir pada kesia-sian dan kekecewaan. Jangan pernah mendahului kehendak Tuhan dengan mengedepankan nafsu dan ambisi. seolah-olah gambaran yang kita suguhkan adalah segalanya. Mari kita luruskan hati dengan tetap menjalankan apa yang diperintahkan-Nya. Yakinlah Tuhan lebih suka harapan hamba-Nya dalam diam, dan melebihkan bertindak dalam kebaikan sehingga Tuhan akan menunjukkan pemahaman yang sesungguhnya tentang bagaimana cara menyatukan apa yang terlihat dimata dan terbersit di hati yang nantinya benar-benar menjadi gambaran jiwa seutuhnya. Mau bukti?!... Lakukan saja jangan dicoba…”There is a miracle when you believe”.

Monday, November 9, 2015

KEPEDULIAN TUHAN

Jangan paksa Tuhan untuk mempedulikan kita jika hanya sekedar mengingat-Nya saja sudah tak peduli…
Seringkali kita terlalu fokus untuk mendapatkan perhatian dari orang yang kita inginkan tapi sayangnya hal tersebut tidak diimbangi dengan keimanan dengan mengesampingkan larangan-larangan-Nya serta membakukan apa yang seharusnya dihindari.  Apa yang terpikirkan hanya kesenangan dengan fantasi yang terlalu tinggi sehingga melumpuhkan kesadaran untuk berpikir yang realistis. Dan hal inilah yang menjadi sebab banyaknya kekecewaan karena kurangnya pemahaman tentang kehidupan. Kita lupa bahwa keinginan itu hak kita tapi Tuhan juga lebih berhak untuk menempatkan hal tersebut pada tempat yang semestinya dan itulah yang terbaik. Dan hanya orang-orang yang tidak berpikiran jernih saja yang menganggap seakan-akan Tuhan tidak adil, padahal kita sendiri yang tidak adil terhadap diri sendiri dengan membiarkan menuruti ambisi dan nafsu yang akhirnya menjadi siksaan batin yang berkepanjangan dengan terus menerus mengeluh dan mengeluh. Terus sampai kapan kita mampu bertahan dalam kondisi seperti ini? Begitu masalah datang spontanitas pikiran kita ingat pada Tuhan. Dan apa mesti Tuhan respon begitu saja terhadap pembebasan masalah yang kita jalani.? Tidak , tidak semudah itu. Namun tak usah kawatir Tuhan itu Maha Pengampun  walau dosa kita sudah keterlaluan namun masih ada jalan untuk kembali ke jalan yang lurus.  Jalan satu-satunya yaitu dengan taubat yang sebenar-benarnya tanpa mengulangi kesalahan-kesalahan masa lalu. Besok masih penuh lembaran putih, tulislah keindahan dalam lembaran –lembaran tersebut dengan penuh kesungguhan. Dan hanya kesungguhan yang disertai keikhlasan dan keimanan serta keridhoan Tuhanlah  yang mampu mewujudkan segala ketidakmungkinan yang kita ragukan selama ini . Mari berikan ruang pada hati kita untuk persemayaman Tuhan dengan peduli terhadap perintah-Nya agar Dia pun peduli dengan keinginan kita. Semoga jadi renungan yang bermanfaat , Aamiin…

Saturday, November 7, 2015

YOUR BEHAVE

Jangan banyak menutut Tuhan jika ingin perubahan, menuntut diri sendiri itu lebih baik jika ingin mendapatkan yang terbaik…
Media sosial memang tempat maraknya berbagai unggahan status, baik yang menyajikan hal manfaat maupun hal yang sangat tidak bermanfaat sama sekali. Dan perlu sedikit diwaspadai bahwa apa yang kita suguhkan nantinya juga akan mempengaruhi pandangan orang tentang siapa diri kita. Suguhan yang berbentuk keluhan, gambar atau foto yang kurang layak dan kata-kata kasar punya andil besar dalam membentuk citra negative kita di kalangan pemerhati . Dan kita perlu berhati-hati, karena tak semua pemerhati punya pengontrolan diri yang baik khususnya kalangan muda, yang kadang indranya begitu sensitive dalam menangkap setiap perubahan yang ada sehingga kadang pemikiran kita dijadikan dasar inspirasi baru dalam cara berpikirnya. Dan yang ditakutkan jika pemahamannya keliru dengan pemahaman kita sehingga menjadi pemicu timbulnya tindakan buruk yang merugikan orang banyak. Dan hal inilah yang perlu benar-benar kita waspadai. Mari kita tata niatan yang baik sebelum mengunggah status, jangan ada niatan hanya untuk menarik simpati pembaca dengan banyaknya “Like” setidaknya suguhan kita bukanlah topeng untuk membangun citra diri melainkan tumbuh dari kesadaran dan keikhlasan luhur demi terciptanya pemikir-pemikir baru yang lebih berkualitas dalam menyuguhkan tampilan status. Dengan begitu pemikir-pemikir baru itu diharapkan mampu menciptakan nuansa baru yang terkesan selalu fresh dan up to date sebagai bacaan yang bermanfaat serta berkelanjutan sehingga mengantarkan kita pada tujuan hidup yang diharapkan…
Bila kita sejenak berpikir sebenarnya unggahan status kita merupakan bagian kecil dari bentuk perubahan . Dan perubahan tersebut akan  terbagi dalam 2 hal, ada yang mengarah kepada hal yang lebih baik atau bahkan akan mengarahkan kepada hal yang lebih buruk. Itulah hasil dari apa yang kita tanamkan dan kita hanya tinggal menunggu dampaknya. Dan jika hal ini  dikaitkan dengan perjodohan, dampak inilah yang yang bisa dijadikan indikasi baik buruknya jodoh yang akan kita dapatkan nanti, sesuai dengan karakter yang kita bangun saat ini dan secara tidak langsung hal ini pula yang  akan berpengaruh dalam membangun karakter genetika yang akan kita turunkan pada anak-anak kelak , meskipun hal ini bukanlah hal mendasar setidaknya turut memberikan pengaruh yang signifikan. Dari sajian ini penulis hanya berharap semoga sedikit dari apa yang disuguhkan ini menjadikan renungan yang bermanfaat. Aamiin…

Friday, November 6, 2015

FLATTERED BY

Tuhan tak kan pernah ingkar janji…namun kebanyakan dari kita selalu terburu-buru… Semakin canggihnya teknologi hampir semua kebutuhan dunia mampu terlayani secara instan. Tapi tidak demikian dengan kebutuhan batin kita, terutama yang berkaitan dengan urusan kehidupan di akhirat nanti. Maunya semua keinginan dapat cepat terpenuhi, namun disinilah sebenarnya banyak celah yang ingin diujikan Tuhan pada hamba-Nya terutama ujian keikhlasan dan kesabaran sembari menunggu terkabulnya sebuah permohonan. Tuhan ingin tahu sampai dimana ketundukan dan kerendahan hati kita dalam menerima suguhan yang ada sebelum akhirnya menjadi suguhan yang indah. Percayalah, jaga kedekatan dengan Tuhan, niscaya semua akan terasa baik-baik saja dan membuat semua keinginan cepat mendekat sehingga kita merasa menjadi sesuatu yang diutamakan Tuhan…

KASIH DAN SAYANG

Sudah sewajarnya sebelum melakukan aktifitas kerja kita seringkali mengawali dengan bacaan Basmallah. Sungguh hal ini menjadi kebiasa...